Gara-Gara Obat Kumis

Pesepak bola Korea itu sudah didakwa mengemudi di bawah pengaruh alcohol & itu di sampaikan polisi setempat kepada Senin (24/8). Pemain club K-League atau Liga Penting Korea, Jeju United, terlibat dalam kecelakaan dgn taksi kepada jam-jam awal minggu ini.

Kang dulu diringkus pihak berwajib menurut petinggi di Kantor Polisi Uijeongbu. Petinggi itu mengemukakan, Kang & temannya yg pun di dalam mobil, dapat menghadapi penyelidikan lebih lanjut terkait insiden dulu lintas ini.



Bersama kasus baru ini, pemain yg periode dulu dipinjamkan ke Pohang Steelers tersebut semakin terjepit. Kariernya di arena lapang hijau serta terancam, lebih-lebih dirinya dapat direpotkan seluruh faktor terkait penyelidikan kasus terbarunya.

Awal Agustus ini, Kang menerima larangan main-main enam bln dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA), sesudah dalam tes doping dia positif menggunakan metiltestosteron anabolic steroid. Zat itu salah satu yg dilarang di olahraga. Kang dulu menyalahkan kegagalannya lolos dari tes doping itu ke suatu krim, Juni dulu.

Dirinya memakai krim yg mengandung zat terlarang tersebut guna menunjang menumbuhkan kumis. Kang serta memendam mimpinya masuk tim nasional (timnas) negerinya, padahal dirinya bisa panggilan terhadap Juni dulu. Kang tampil memukau kepada awal K-League periode ini bersama menempa lima gol.

Fathin Shidqia Nyaris Pakai Obat Tetes Mata

Tantangan baru dihadapi Fatin Shidqia ketika didapuk jadi pemeran mutlak di film Dreams. Pelantun tembang Saya Pilih Setia ini mengaku kesusahan utk berakting nangis. Bahkan Fatin nyaris menyerah & mau memanfaatkan obat tetes mata biar air mata ke luar dari pelipisnya.

"Ada satu titik di mana saya enggak kuat. Namun saya curhat ke pemain yang lain. Akting nangis sempat kepengen gunakan obat tetes mata saja, enggak mampu soalnya," tutur Fatin Shidqia dikala diwawancarai Bintang.com sekian banyak saat dulu.



Walaupun mengalami kesusahan, Fatin merasa beruntung lantaran dikelilingi oleh beberapa orang hebat. Salah satunya, aktor Mathias Muchus yg senantiasa mengajarkannya berkenaan akting dari mulai sejak proses reading sampai di area syuting.

"Jadi ada reading 2 bln & itu menolong banget. Terlebih ada om Mathias Muchus yg meringankan banget dari reading hingga ruangan. Sutradaranya serta mempermudah," ujar dara kelahiran Jakarta, 30 Juli 1996 ini.

Film Dreams sendiri mengisahkan menyangkut seseorang gadis yg mengupayakan buat menggapai mimpinya. Fatin pula menargetkan film pertamanya itu bakal ditonton oleh seluruh kalangan. Pasalnya, film ini mengangkat kisah persahabatan & keluarga.

"Ceritanya mengenai cewek yg mengupayakan menggapai mimpinya, namun enggak semudah itu. Film (Dreams) ini tepat ditonton bareng keluarga & teman," tukas Fatin Shidqia.